Wednesday, July 31, 2013

SOP PENGGUNAAN AMBULANCE

SOP PEMAKAIAN AMBULANCE


NAMA INSTANSI
PEMAKAIAN AMBULANCE
No. Dokumen
No. Revisi
0
Halaman
/
PROSEDUR 
TETAP
Tanggal Terbit
Disetujui oleh,
Kepala Puskesmas Jatirejo
Dr.WIWIK KUSNUL LATIFA
NIP.1971.1104.2002.12.2003
Pengertian
Adalah prosedur operasional penggunaan dan pemeliharaan ambulans dalam rangka menunjang operasional pelayanan di IGD
Tujuan
  1. Tercapainya pelayanan penderita gawat darurat secara cepat, tepat ,cermat dan professional.
  2. Ambulans selalu ready to use
Kebijakan
  1. Pemeliharaan ambulans adalah tanggungjawab bagian Sekretariat
  2. Peralatan penunjang medis dan obat-obatan emergency adalah tanggungjawab IGD
  3. Dalam menuju TKP sopir harus disertai perawat, sedang perawat IGD tidak harus dengan sopir
  4. Untuk kasus gawat darurat, jarak jangkau pelayanan ke TKP tidak boleh lebih dari 30 menit
Prosedur
  1. Parkir ambulans tidak jauh dari IGD
  2. Perawat IGD menerima panggilan darurat / kasus yang memerlukan pertolongan ambulans
  3. Identitas pelapor dicatat (nama, alamat, nomer telfon), data tersebut diserahkan ke TPIP
  4. Petugas TPIP memastikan laporan tersebut dengan menghubungi nomor telfon pelapor
  5. Perawat IGD menghubungi sopir ambulans, apabila sopir tidak ada ditempat, perawat IGD yang mengemudikan ambulans
  6. Kecepatan kendaraan maksimum 40 km/jam di jalan biasa dan 80 km/jam di jalan bebas hambatan/tol
  7. Sewaktu menuju TKP boleh menggunakan lampu sirine dan rotator.
  8. Pada saat sudah mengangkut penderita hanya boleh menggunakan lampu rotator.
  9. Sebisa mungkin mentaati peraturan lalu lintas yang ada
  10. Petugas membuat/mengisi laporan keadaan penderita selama transportasi,yang disebut adalah lembar catatan penderita yang mencakup identitas,waktu dan keadaan penderita.
  11. Petugas memakai seragam dengan identitas yang jelas.
Unit Terkait
IGD, TPIP, Sopir

No comments:

Post a Comment